Tanggal 1-3 Maret yg lalu, gue beserta 3 sahabat dan 1 pria kesayangan pergi ke Pulau Panggang, salah satu pulau yang berada di gugusan Kepulauan Seribu. Sebenernya trip ini udah direncanakan dengan sangat matang dari Bulan Desember tahun lalu, tapi yg lain berhalangan dan ada 1 pria yg baru masuk di kehidupan gue :’)
Tanggal 1 dini hari, Fahmi, Donat, dan Kinoy akhirnya memutuskan untuk bermalam di rumah gue sedangkan Behonk ketemu kita di stasiun UI subuh nanti. Excited buat jalan-jalannya udah berasa dari semalem sampe kita semua ga bisa tidur!! Sebelum subuh udah pada bangun, siap-siap, ganti baju (tanpa mandi, kalo kinoy tanpa mandi dan gosok gigi), dan bikin sarapan. Subuh kita udah nunggu angkot selagi Behonk nge-warning kita “Kereta pertama pagi ini udah jalan dari Stasiun UI looh..”
Finally udah di kereta kedua, commuter line jurusan Kota. Di dalem kereta, excitement pun ga ada abisnya.. Masih semangat haha hihi, ngomongin orang yg tidur di kereta, bla bla bla~ Sesampainya di Stasiun Kota, kita bingung ke Muara angke naik apa.. Akhirnya kita naik taxi (Denger-denger sih kita lagi backpacker-an). Sampailah kita di pelabuhan baru muara angke dan menunggu hampir 2 jam buat naik kapal Kerapu (Kapal High-Speed). Perjalanan dari Pelabuhan ke P.Pramuka (karena ga ada destinasi langsung ke P.Panggang, jadi harus transit ke P.Pramuka) memakan waktu sekitar 1,5 jam.


Tiba di P.Pramuka, kami memulai video pertama kita dan nyari ojek kapal buat nyebrang ke P.Panggang. Di P.Panggang, kami dijamu oleh teh Ika dan Ibunya. Kami istirahat sejenak di rumah teh ika sebelum berangkat ke P. Air sore nanti :)

i really didn’t know how to start. but it’s about my 101112.
Amazing day trully happened that day (for me, ofcourse). My One dollar came back to the city i thought he didn’t wanted to came again.
we were met, cuddling, hugging, and lots of funny things to do. lot of love words whispered, force in to my ears, flows in my blood, tied up my lungs, and sticked on my heart. And when you fell asleep after a long convos, did you hear me said the very honest sentence for you? did you ever realized that I cried beside you just to thankful how lucky am i can see your glace face and hear you snored?
you said, you’re happy. did you ever know how am i missed you after this long time?
you said when you got packed to back home that you loved me. Do you really mean it?
When i gave you a lil note on your wallet, and you said “hope noone gets hurt”, have you ever imagined how hurted when you leave me?
if it’s done, just tell me soon it is.
bunch of loves for you, #FF
when everyone said like, “ah, you’re lucky to saw this moment!”
at that time i’d said, “nah, we’re lucky and they’re our hero… we can eat normally bcz we’re luckier than them. they’re our hero bcz they planted what we eat.. be grateful!”
Setelah ngirim VN ke mama icha, trus dibales VN lagi…. dikasih do’a buat TKA sidang dan lain-lain :3
sweet notes by notes played “The One That Got Away (Katy Perry) from his piano by himself. Cukup bikin gue ternganga dan merinding :’)
another piano cover by him… lagunya kahitna yang di cover ulang sama cewe~ “Ooh mungkin aku bermimpi, menginginkan dirimuuuu, untuk ada disini menemanikuuuu~~~” yah, ga tau judulnya. Tapi itu intinya :D
Yang ini sih lovely banget…. He’s the only guy that pushed me to be strong sebelum gue sidang… durasinya cuma 4 detik~ tapi udh bikin gue nangis gegara stress campur terharu biruuuu :”)
ini lbh gila lagi… pas berangkat sidang, dpt VN begini dari anak kingkong kesayangan~
“Assalamu’alaikum, naia… haaaiii, sidang jam berapa, cantik? naaai, naianya banyak yg support, banyak yg do’ain jd jgn lg nervous atau segala macem. Dibelakang lo banyak orang yg do’ain lo, emaaang lo sidangnya sendiri tapi yang do’ain banyaaaak~ jd tenang ajaaa, pasti sukses kok. gue juga do’ain. hehe.. Semoga lancar semua dan ga banyak revisinya.. yang penting tetep semangat dan apa yg udah di prepare bermanfaat buat ntar.. okay? Bismillah ya, cantik… mwaaah~”
biduan ini ngirim VN paling ga bermutu!! untung suaranya lumayan enak didenger (hehhehee)
“(nyanyi happy birthday) happy birthday naiaaaa~ semoga makin sukses, cepet dapet kerja (AMIIIIN!!!), wabur tumpah-nya laris laku dan makin jaya jadi jable pal (WUDDAHEEEELLL)!!! OKAY, OKAY, OKAY??? Love you, mwaaaah~”
Lagi asik-asik menikmati sepoy angin pantai pada saat hari ulang tahun, tiba-tiba ada VN dari eta yg bikin nangis seketika :’)
“Happy bithdaaaay, naiaaaaaa!!!!! Nai, maaf baru ngucapin..denger ga? brisik ya? soalnya baru pulang dari magang ini.. Tadi banyak kerjaan.. Sahabatku yang cantik, yang udah A.md, Insya Allah Eta nyusul, hmmm semoga cepet kerja yaaa (AMIIIIN), terus nanti dikerjaan ketemu cowo ganteng atau ga bos ganteng yg baik yg tajir juga (AMIIIIN)!
Pokoknya tetep bersinar kaya bintang yang paling terang. Karena naia itu tanpa harus banyak TP TP udah keliatan sinarnya~ apaan sih.. hahahaa (aku pake LED soalnya, sayang :p) Wish you all the best yaa~ Kapan makan-makan??? YEAAAY!! (knp heboh sendiri sih nak??) okay naia, I love you.. sekali lg, selamat ulang tahun ya… dadaaah”
sebenernya ada lagi, tp emg harus ga dipublish biar sakitnya disimpen sendiri… hehehhee :p
Ya Rabb, Ya Rahim..
Bantu hambaMu.. Jadikan hamba lebih baik, jadikan hambaMu lebih bermanfaat..
Bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan untuk kedua orang tua, adik kakak, keluarga besar, lingkungan, serta saudara muslim hamba.
Ya Rabb, Ya Rahman…
Ampunilah dosa hambaMu, maafkan kesalahan-kesalahan terdalam yang hamba sengaja maupun tidak..
Jadikan hamba Ummat Rasulullah yang seutuhnya..
berilah pelita di jalan hamba yang gelap.
Ampuni hamba yang telah lalai menjalankan kewajiban namun selalu menuntut hak yang tidak sepantasnya hamba pinta.
Ya Rabb, Penguasa Jagad Raya…
Maafkan hamba jika hanya mementingkan dunia..
maafkan hamba tidak mensyukuri rasa cinta tulus dariMu..
maafkan hamba yang terlalu egois menganggapMu tak adil..
Hamba khilaf, hamba mohon ampun…….
Jika jemari ini tak dapat merangkulMu, hamba mohon Ya Rabb…
Rangkul hamba dengan erat!!
Rangkul hamba, sampai hamba menggapai dan membalas rangkulanMu dengan penuh cinta..
Sadarkan hamba hanya cintaMu yang begitu mulia…
Asked by tiwipratiwi
putriiiii -______-“
maunya sih cepet-cepet… supaya ada yg jd pendamping wisuda ntar :’) cariin makanya puuuut :”
hehheehee
(Kenapa begitu sih nai title-nya??) (Ya biarin sih, biar simple ini tumblr!!) <— ceritanya perang batin, maklum gue bukan penulis handal! (post tumblr aja perang batin, nai.. gimana hidup lo selanjutnya —”)
Great June!! well said. Tanggal 19 Juni silam, gue terima telp dari sekre pas baruu bgt bangun tidur.. gue pikir itu telp maut, ternyata:
S: “Hai, Nad..”
G: “Iya, mba…”
S: “Nomernya Pak Renville yg lama aktif kan ya??”
G: “(gue kan bukan istrinya..) ummm, masih kok mba… masih… kayanya~”
S: “okedeh, ntar gue telp lagi ya..”
G: “hokeh~” *tut, tut, tut*
masih dalam keadaan bengong, dalam hati ngomong, “itu termasuk telp maut dr sekre bukan ya? Gue tadi melewatkan kata-kata, “lusa kamu sidang” ga ya???”
DANG!! pas siangnya…
M (Temen sejurusan): “Naya, hari jumat tgl 22 kita sidang ya.. bareng marji sama irwandi…”
G: “SERIUS???”
M: “Iya, pengujinya Mba Devi, Mba Afriyani, sama Mas Renville..”
G: “Afriyani???”
M: “Ketua Program S1 Ekstensi Komunikasi, nay..”
G: “ebuset! Ka Meche kenal??”
M: “Engga niiih~ eh, eksemplar kamu kasih ke mba Afriyani (ga taunya nama aslinya Askafriyani, biasa dipanggil anak-anak, mba susan) besok di FISIP jam 3 ya.. trus yg buat Mba Devi kamu kasih besok di kantornya di kuningan”
G: “Thanks ya, Ka :)”
Guys, Telp maut bisa saja bukan berasal dari sekre! Persiapkan diri lo ketika ada temen sejurusan lo yg tiba-tiba telp. Akhirnya esok hari gue ke kuningan dgn bokap, dan kantornya Penguji ada di sebrang apartment-nya bude —”
kembali ke FISIP ngasih 1 eksemplar… gue pikir kelar ya, ga taunya Irwandi minta anter ke kuningan~ balik pas bgt jam 5 dr kuningan and we’re trapped! sampe Depok gue minta wandi nganter gue sampe KFC Margonda aja soalnya gue blm makan+mau bikin ppt.
About 2 hours at KFC, gue balik. Haruslah itu nyebrang.. Mau minta tolong abang KFC, ga taunya lg markirin mobil..
Begini gambarannya, Margonda, 3 lajur sebelum separator tengah. dengan sangat deg-degan gue udh berhasil melewati 1 lajur. ga lama, ada motor menghampiri gue dgn kecepatan sekitar 40-60 km/h. setelah jarak sekitar 1,5 m, kok dia ga klakson/ kasih lampu dim? Akhirnya gue teriak, “ASTAGFIRULLAH!!” jarak beberapa cm, dia baru ngeleos dan gue rada maju kedepan.. tapi motor belakangnya kaget, dan ngeleos juga… sayangnya dia ga beruntung (atau guenya yg ga beruntung), stang dia nyamber tangan kiri gue+tas laptop harus gue tahan juga pake tangan kiri.. saking berat+hantaman, gue jatoh. bla, bla, bla….. itu H-2 sidang, dan gue kecelakaan.. Tapi bersyukur juga sih, ga kebayang kalo gue harus ketabrak sama motor pertama.. bakalan mental sejauh apa, keadaan gue kaya gimana, dan apa kabar laptop gue dgn isi TKA+ppt sidang??????
Akhirnya udah sidang, lulus, + revisian.. (perjuangan menuju A.md ye soobh~) :’)
it’s June 17th….. yes, a month to go.. my birthday comes faster than i’ve thought.. hey, 20’s girl….. such a big step towards you in a month ahead!
Have you ever been thinking about what your life would be? Hope I’m not the only one. I ever think “what would I gonna be?” “Can I makes everyone proud of myself?” “What can I do for everyone?” “What should I gonna do after this?” “What I’ve done?” “Have I made any change in my entire life?”
That’s simple but deadly questions have turning around my brain.. I’m not a teenager anymore, I must do something for my life. I must change all bad habits (well, okay.. not at all.. but the very bad one)
Very crucial, slow, but painful…. all those question remind me of my parents. Have I made them proud of me? Some said, ”Iya lah, lo udh bisa masuk UI itu udh kebanggaan buat mereka.” I’m nothing without they prays, and they paid me till today.
Should I proud??? Selama hidup gue, gue merasa masih useless. Gue merasa kaya anak singa yang malas, berteduh di bawah pohon rindang, menunggu induknya mencari makan tanpa berlatih bagaimana caranya berburu. Gue kaya daun yang mengikuti alur angin tanpa tau kemana angin itu pergi. I’m clueless!!
When I’m 21st on next July, I wish I can be someone that can makes my family smile with a little tears and said, “We love you…” Cukup kalimat itu saja. Kalimat itu saja yang ingin aku dengar dari mereka, orang-orang kesayangan, yang dapat membuat gue bertahan hidup, mengejar sesuatu yang berguna untuk mereka, dan membalas seluruhnya yang telah mereka korbankan. I wanna be useful, someday :’)